Senin, 30 Maret 2015


PENGANTAR EKONOMI SYARI’AH

v  The First Lecture about “Ruang Lingkup Ekonomi Syari’ah”
9th of March 2015. Prof. Dr. Hj. Siti Mujibatun, M.Ag

·         Sistem ekonomi di Dunia mencakup 1. Kapitalis
                                                                        2. Sosial
                                                                        3. Campuran

1.      Ekonomi Kapitalis ialah sistem ekonomi yang berbasis pada individu masing-masing. Yang punya modal itulah yang dapat menguasai pasar.
2.      Ekonomi Sosialis ialah sistem ekonomi yang  muncul dari paham kapitalis yang mengeksploitasi manusia, sehingga negara ikut campur. Cukup dalam peranan dominan.
Semua kekayaan itu harus menjadi milik negara. Lalu siapa yang memilikinya? Ya para penguasa negara.
3.      Ekonomi campuran yaitu gabungan antara kapitalis dan sosialis yang mengambil kebebasan dan pengadilan. Cirinya dilakukan oleh pemerintah dan wiraswasta. Transaksinya ada yang di pasar dan ada campur tangan pemerintah.

·         Bagaimana dengan Ekonomi Islam?
Pada sistem ekonomi islam, sama sekali tidak mencakup unsur-unsur ekonomi kapitalis maupun ekonomi sosialis. Ekonomi Islam ialah ilmu yang mempelajari tentang Ekonomi tapi mengandung wahyu-wahyu ilahi.
Islam itu agama penyempurna. Dalam frman-Nya Surat Al-Maidah:3
الْيَوْمَ أَكْمَلْت لَكُمْ دِينَكُمْ وَ أَتمَمْت عَلَيْكُمْ نِعْمَتى وَ رَضِيت لَكُمُ الاسلَمَ دِيناً

“Hari ini Aku sumpurnakan agamamu dan Kulengkapi nikmatku, dan Aku ridha kepadamu Islam sebagai agama.”

·         Prinsip ekonomi Islam:
1.      Tidak mengenal Riba
2.      Tidak ada unsur Ghoror (penipuan)
3.      Saling rela sama rela
4.      Dan tidak membuat rugi orang lain.

#Allahu a'lam bishowab

Tidak ada komentar:

Posting Komentar